Bantul, 13 Agustus 2021 – Suasana Semarak Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah yang berlangsung dalam nuansa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat dari semakin tingginya kasus positif Covid-19, menimbulkan kesedihan dan simpati yang mendalam pada Keluarga Besar Yayasan Insan Utama Yogyakarta (YIUY). Rasa keprihatinan inilah yang menjadi penyemangat Yayasan untuk mengadakan kegiatan Taushiah dan Doa Bersama dengan segenap guru, karyawan dan para orang tua/wali peserta didik, sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara di lingkungan Insan Utama yang  terpapar covid-19.

Kegiatan Taushiah dan Doa Bersama ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting sekaligus Live Streaming di Youtube, pada Kamis, 12 Agustus 2021 pukul 19.30-21.00 WIB, dengan jumlah peserta kurang lebih 336 orang, yang mana peserta tersebut terdiri dari guru, karyawan, dan orang tua/wali peserta didik.

Ustadz Suripto selaku Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Yayasan Insan Utama Yogyakarta menyampaikan bahwa acara Taushiah dan Doa Bersama ini diawali dengan pembukaan oleh Ustadz Alvin Taufik selaku pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ustadz Alwi Suwigyo selaku pendiri YIUY. Sedangkan untuk acara inti, Taushiah dan Doa Bersama akan disampaikan oleh Ustadz Ahmad Khudori, Lc.

Dalam sambutannya Ustadz Alwi Suwigyo menyampaikan bahwa “kegiatan Taushiah dan Doa Bersama ini diharapkan dapat memberikan dukungan mental dan spiritual terhadap Keluarga Besar Yayasan Insan Utama Yogyakarta dalam menghadapi badai pandemi Covid-19.”

Sedangkan Ustadz Ahmad Khudori dalam Taushiah secara virtual tersebut menyampaikan bahwa “kondisi kehidupan yang berubah drastis karena pengaruh pandemi, tidak seharusnya menjadikan kita protes kepada Allah. Karena di dalam Islam diajarkan bahwa apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi. Maka sebagai orang yang beriman dalam menghadapi pandemi yang sudah menjadi ketetapan Allah ini, hendaknya dihadapi dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.”

Beliau melanjutkan “walau bagaimanapun semua orang pasti berharap bahwa pandemi ini segera berakhir, untuk itu mari bersama-sama berupaya keluar dari musibah ini dengan cara-cara yang diajarkan oleh Allah. Adapun cara itu meliputi dua hal. Yang pertama yaitu dengan pendekatan ilmu, yang artinya bahwa kita harus bertanya dan percaya kepada para ahli ilmu pandemi atau ahli ilmu kesehatan, kita harus mengikuti apa yang mereka sarankan, termasuk menjaga protokol kesehatan. Jangan malah semua merasa sebagai ahli kesehatan. Yang akhirnya hanya akan menimbulakn kekacauan.

“Cara yang kedua yaitu secara syariat/wahyu. Secara wahyu bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah karena ulah manusia itu sendiri. Untuk itu sebagai orang yang beriman dianjurkan untuk segera kembali kepada Allah.” ucap Ustadz Ahmad Khudori.

Adapun rekaman kegiatan Taushiah dan Doa Bersama adalah video di bawah ini. Semoga bermanfaat. *)

 

Penulis: Tri Subekti, S.Pd.I

Editor: Ahmad Mabruri Wihaskoro, M.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *